30.9 C
Jakarta
Saturday, 22 January 2022

Terserang Flu dan Pilek, Ini Gejala Covid Flurona Atau Bukan?

Jakarta, CNBC Indonesia РIsrael mengkonfirmasi ada kasus pertama infeksi flu dan Covid-19 secara bersamaan yang disebut sebagai flurona pada seorang wanita hamil.

Diketahui orang tersebut belum divaksin dan kini menderita gejala ringan serta dirawat di rumah sakit (RS) Beilinson di Petah Tikva.

“Kasus ‘flurona’ yang teridentifikasi, sebagaimana beberapa orang menyebutnya, relatif ringan,” kata dokter di Beilinson mengutip Times of Israel, Selasa (4/1/2021).

“Penyakitnya adalah penyakit yang sama. Mereka virus dan menyebabkan kesulitan bernapas karena keduanya menyerang saluran pernapasan bagian atas,” tambahnya.

Pekan lalu, seorang wanita hamil berusia 31 tahun meninggal di Yerusalem setelah tertular flu. Situs berita setempat Ynet mengatakan kemungkinan banyak orang lain terinfeksi flurona.

Kementerian Kesehatan Israel juga masih mempelajari kasus ini. Mereka masih melihat apakah ini bisa menyebabkan penyakit yang parah atau tidak.

Lalu apa saja tanda dan gejala infeksi flurona?

Melansir DailyRecord UK, saat ini belum banyak informasi mengenai flurona. Profesional medis yang merawat orang yang terinfeksi mengatakan bahwa gejalanya ringan meskipun sedang hamil dan tidak divaksinasi.

Sejauh ini, gejala ‘flurona’ tampak ringan meski menyebabkan orang yang terinfeksi mengalami kesulitan bernapas.

Diketahui jika Covid-19 dan influenza termasuk dalam kelompok penyakit yang sama. Keduanya bersifat virus dan dapat menyebabkan kesulitan bernapas karena virus menyerang saluran pernapasan bagian atas. Gejala Covid-19 dan flu juga bisa sangat mirip dalam banyak kasus.

Berikut gejala dan flu, menurut National Health Service (NHS) Inggris: suhu tinggi tiba-tiba 38C atau lebih, tubuh yang sakit, merasa lelah atau lelah, batuk kering, sakit tenggorokan, sakit kepala, sulit tidur, kehilangan selera makan, diare atau sakit perut dan merasa sakit.

Cara terbaik untuk tetap aman selama masa yang tidak pasti ini adalah melakukan tes antigen atau PCR secara teratur, membatasi kontak sosial jika memungkinkan, dan segera mengisolasi diri jika merasa tidak sehat dan mengalami gejala virus.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)



Sumber : www.cnbcindonesia.com

Related Articles

TERPOPULER