26.7 C
Jakarta
Wednesday, 26 January 2022

Kota China Lockdown, Kok Samsung & Micron Malah Cemas?

Jakarta, CNBC Indonesia – Samsung Electronics dan Micron Technology, dua pembuat chip memori terbesar di dunia, memperingatkan pembatasan ketat (lockdown) Covid-19 di kota Xian, China, dapat mengganggu basis manufaktur chip mereka di area tersebut.

Lockdown kota Xian bakal memberi tekanan lebih lanjut pada rantai pasokan (supply chain) global dan para eksportir akan menghadapi biaya pengiriman yang lebih tinggi selain harga bahan baku seperti semikonduktor yang sudah naik karena pandemi.

Lockdown dapat menyebabkan keterlambatan pasokan chip memori DRAM, yang banyak digunakan di pusat data (data center), kata Micron, seperti dikutip dari Reuters, Kamis 30/12/2021).

Samsung Electronics mengungkapkan untuk sementara pihaknya akan menyesuaikan operasi di fasilitas manufaktur Xian untuk chip memori flash NAND, yang digunakan untuk penyimpanan data di data center, ponsel cerdas, dan gadget teknologi lainnya.

Analis yang berbasis di Seoul mengatakan chip NAND Samsung yang dibuat di pabrik Xian sebagian besar dikirim ke China dengan pengiriman terbatas menuju ke luar negeri. Beberapa permintaan terbesar untuk jenis chip yang dibuat di pabrik itu berasal dari perusahaan server China.

Pemerintah kota Xian telah memberlakukan pembatasan ketat pada perjalanan ke dalam dan dari Xian mulai 23 Desember. Hal ini sejalan dengan upaya Beijing untuk menangkal wabah yang muncul. Wabah Covid-19 di Xian adalah yang terbesar di China tahun ini, dengan total lebih dari 1.100 kasus selama gejolak terbaru.

“Kami memanfaatkan rantai pasokan global kami, termasuk mitra subkontraktor kami, untuk membantu melayani pelanggan kami untuk produk DRAM ini,” kata Micron dalam posting blog.

“Kami memproyeksikan bahwa upaya ini akan memungkinkan kami untuk memenuhi sebagian besar permintaan pelanggan kami, namun mungkin ada beberapa penundaan jangka pendek saat kami mengaktifkan jaringan kami,” kata perusahaan itu.

Operasi chip memori Samsung di Xian adalah salah satu proyek asing terbesar di China. Raksasa teknologi ini memiliki dua jalur produksi di Xian yang membuat produk NAND Flash canggih, yang menyumbang 42,5% dari total kapasitas produksi memori flash NAND dan 15,3% dari keseluruhan kapasitas output global, menurut penyedia analisis TrendForce.

Samsung mengatakan dalam rilis kinerja keuangan Oktober lalu bahwa mereka memasuki kuartal Juli-September dengan persediaan chip NAND yang rendah, dan berniat untuk menormalkan level selama kuartal itu.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)



Sumber : www.cnbcindonesia.com

Related Articles

TERPOPULER