30.9 C
Jakarta
Saturday, 22 January 2022

Jangan Klik Pesan WhatsApp ini atau Data Kamu Dirampok!

Jakarta, CNBC Indonesia – Pengguna WhatsApp harus hati-hati jika menerima pesan yang menyatakan Anda memenangkan hadiah dan meminta mengisi data pribadi. Kemungkinan besar itu adalah aksi kejahatan hacker.

Menurut laporan CNBCTV18, baru-baru ini ditemukan skema penipuan Rediroff.ru. Para penipu menggunakan skema social engineering (rekayasa sosial) untuk bisa mengakses data pengguna WhatsApp hingga informasi keuangan seperti detail akun bank dan kartu.

Tautan spam Redioff.ru di URL disebut dapat menginfeksi PC Windows, serta smartphone iOS dan Android. Skema penipuan ini sudah ditemukan di India, seperti dikutip Senin (3/1/2021).

Apa yang dilakukan para penipu?

Para pelaku kejahatan pertama-tama mengirim tautan ke pengguna WhatsApp dan begitu mereka mengklik tautan, situs web mengklaim mereka dapat memenangkan hadiah dan akan diminta mengikuti survei.

Setelah korban selesai menjawab pertanyaan, mereka diarahkan ke situs web lain di mana pengguna diminta untuk mengisi beberapa informasi pribadi, termasuk nama, usia, alamat, informasi bank, dan data pribadi lainnya.

Detail ini dapat digunakan untuk melakukan transaksi penipuan atau dijual di dark web. Penjahat dunia maya juga dapat menggunakan informasi ini untuk mengirimi korban spam dan email berbahaya. Mereka juga dapat menginstal aplikasi yang mungkin tidak diinginkan di perangkat pengguna.

Situs web phishing pertama-tama akan memeriksa IP address pengguna untuk mengetahui tentang lokasi mereka dan kemudian mereka mengubah bahasa halaman dan menunjukkan beberapa skema penipuan yang sesuai untuk wilayah mereka.

Bagaimana pengguna WhatsApp dapat melindungi diri dari penipuan semacam itu?

Setiap kali pengguna menerima tautan spam dengan Rediroff.ru di URL, mereka harus segera melaporkannya sebagai spam dan menghapusnya. Jika mereka secara tidak sengaja mengkliknya, mereka harus memindai perangkat mereka menggunakan antivirus untuk mencari malware atau aplikasi yang mungkin tidak diinginkan.

Jika pengguna melihat iklan di tempat yang tidak seharusnya dan jika mereka diarahkan ke situs yang mencurigakan setiap kali mereka mencari sesuatu di browser, itu berarti malware telah menginfeksi perangkat mereka masing-masing. Pada titik ini, mereka harus segera menghapus aplikasi yang mencurigakan dari ponsel cerdas mereka.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)



Sumber : www.cnbcindonesia.com

Related Articles

TERPOPULER