26.7 C
Jakarta
Wednesday, 26 January 2022

IPO Saham Adaro Minerals (ADMR) Disambut Antusias, Oversubscribed Sampai 179 Kali

Suara.com – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk atau AMI (ADMR) secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai resmi penawaran umum sahamnya (IPO) digelar hari ini dengan sambutan luar biasa yang ditandai kelebihan pemesanan atau oversubscribed hingga 179 kali dari penjatahan terpusat. 

Lantaran kelebihan pemesanan tersebut, Adaro Minerals telah menawarkan sebanyak 16,37% dari modal dan disetorkan usai penawaran umum.

AMI merupakan perusahaan di bawah naungan PT Adaro Energy Tbk (AE) dan merupakan perusahaan pertama di bawah AE yang tercatat di BEI.  Sementara, PT Ciptadana Sekuritas Asiajadi penjamin penawaran umum ini. 

Adaro Minerals berkiprah di bidang usaha pertambangan batu bara metalurgi melalui perusahaan anak. Dalam menjalankan usahanya AMI beserta perusahaan anaknya didukung dengan rantai pasokan yang terintegrasi dari tambang hingga ke stockpile dan area transshipment. 

Baca Juga:
IPO di Kuartal III 2022, Begini Persiapan ASDP

AMI berharap, melalui IPO ini mampu terus mengembangkan bisnisnya dan menciptakan nilai maksimum dari aset-aset yang dimiliki. 

Presiden Komisaris AMI, Garibaldi Thohir menyambut gembira kesuksesan pencatatan AMI di bursa, dengan sangat bersyukur ADMR dapat menjadi perusahaan pertama di bawah naungan AE yang melantai di BEI. 

“Kami telah mengembangkan aset kelas dunia yang dimiliki AMI dalam beberapa tahun belakangan untuk membuka potensi salah satu deposit batu bara metalurgi yang terbesar di dunia. Hal ini sejalan dengan objektif AE untuk menciptakan nilai maksimum berkelanjutan dari batu bara Indonesia. Kami mendukung sepenuhnya IPO AMI ini dan berharap agar kontribusi AMI terhadap AE dapat terus tumbuh karena kami optimis akan prospeknya di masa depan,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi yang diterima awak media, Senin (3/1/2022). 

Sesuai dengan prospektus, sekitar 58,83% dari dana yang diperoleh dari penawaran umum ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi dan pengeluaran tertentu yang berhubungan dengan penawaran umum ini, akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman kepada perusahaan anak, PT Maruwai Coal (MC), untuk belanja modal antara lain perbaikan dan peningkatan kapasitas infrastruktur pertambangan batu bara serta infrastruktur pendukung, seiring dengan meningkatnya produksi batu bara dan biaya eksplorasi dalam rangka keperluan pengembangan teknik penambangan di Lampunut dalam kurun waktu tahun 2022 sampai dengan 2023.

Sisanya akan digunakan untuk membayar kembali sebagian pokok atas pinjaman Adaro Minerals dari Adaro Energy. 

Baca Juga:
OJK Greget Masih Banyak Perusahaan Startup Belum Pede untuk IPO

Presiden Direktur AMI, Iwan Dewono Budiyuwono, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada para investor atas antusiasme dan dukungannya pada IPO AMI.


Sumber : www.suara.com

Related Articles

TERPOPULER