30.9 C
Jakarta
Saturday, 22 January 2022

Bahaya Obat Diet yang Bikin Sering Buang Air

Jakarta, CNN Indonesia —

Diet menurunkan berat badan secara instan mungkin menggiurkan. Apalagi, belakangan banyak obat diet yang menjanjikan berat badan turun cepat tanpa usaha keras.

Namun, Anda perlu berhati-hati dan tidak sembarangan dalam memilih obat untuk diet penurunan berat badan. Pasalnya, ada bahaya minum obat diet, terutama yang menyebabkan sering buang air besar dan kecil.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Siloam Inge Permadhi mengatakan bahwa obat-obatan yang menjanjikan dapat menurunkan berat badan dengan cara membuat seseorang menjadi lebih sering buang air kecil atau buang air besar sebaiknya tidak digunakan. 

Menurutnya, alih-alih membuang lemak dalam tubuh, obat diet justru bisa mengurangi jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh.

“Kalau menggunakan obat-obat pencahar atau obat yang menyebabkan banyak buang air kecil dan air besar itu saya tidak setuju karena itu tidak sesuai dengan konsep obat yang memang digunakan untuk penurunan berat badan,” kata Inge saat dihubungi ANTARA, Rabu (22/12).

Inge kemudian menjelaskan jika seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, hal yang harus dikurangi agar bobot tubuh menjadi turun adalah lemak dan bukan cairan.

Sehingga, penggunaan obat diet yang membuat seseorang sering buang air besar dan buang air kecil bukanlah solusi yang tepat.

“Kalau dia banyak buang air kecil, sebetulnya kan cairan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Orang gemuk itu bukan berarti dia harus mengurangi cairan di dalam tubuhnya. Tapi lemaknya yang kebanyakan dan itu yang harus dihilangkan,” kata Inge.

“Jadi jika memang beratnya turun menggunakan obat tersebut, itu karena cairannya yang berkurang bukan lemaknya yang berkurang. Kan enggak oke. Malah bisa menyebabkan dehidrasi atau gagal ginjal kan,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Inge pun menyarankan agar masyarakat tidak sembarangan dalam membeli dan mengonsumsi obat diet.

Sebaiknya, lakukanlah konsultasi dengan dokter jika memang mengalami obesitas dan ingin melakukan diet penurunan berat badan.

“Kalau obat-obat diet yang memang digunakan oleh dokter-dokter gizi, itu sih oke banget ya. Memang sudah terbukti dia (obat) bisa membantu,” katanya.

(Antara/agn)

[Gambas:Video CNN]



Sumber : www.cnnindonesia.com

Related Articles

TERPOPULER